DHIMAS JAYA SAPUTRA 10/XI6 ULANGAN SEMESTER 2

•Soal Pengetahuan: Konflik Sosial dan Kekerasan

1. Konflik Sosial:Konflik sosial adalah perbedaan yang terjadi antara individu, kelompok, atau komunitas dalam masyarakat yang melibatkan ketidaksepakatan dalam hal nilai, kepentingan, atau tujuan yang dapat menyebabkan ketegangan, perlawanan, atau tindakan antagonis.

2. Kekerasan Sosial: Kekerasan sosial merujuk pada tindakan atau perilaku yang dilakukan oleh individu atau kelompok yang menyebabkan atau berpotensi menyebabkan cedera fisik, emosional, atau psikologis terhadap individu, kelompok, atau masyarakat secara umum.

3. Konflik Agama: Konflik agama adalah bentuk konflik sosial yang timbul karena perbedaan keyakinan, ritual, atau doktrin antara individu, kelompok, atau komunitas yang berasal dari latar belakang agama yang berbeda.

4. Konflik Ras: Konflik ras terjadi ketika perbedaan ras atau etnisitas menjadi sumber ketegangan, diskriminasi, atau konfrontasi antara individu, kelompok, atau masyarakat.

5. Konflik Ekonomi: Konflik ekonomi muncul karena persaingan atau ketidaksetaraan dalam hal sumber daya ekonomi, distribusi kekayaan, atau akses terhadap peluang ekonomi.

6. Konflik Politik: Konflik politik terjadi karena perbedaan pandangan, kepentingan, atau tujuan politik antara individu, kelompok, atau partai politik yang dapat mengarah pada ketegangan atau konfrontasi dalam lingkup politik.

7. Konflik Internasional: Konflik internasional adalah bentuk konflik antarnegara atau antarlembaga internasional yang melibatkan ketidaksepakatan, kepentingan, atau interaksi yang berpotensi mengarah pada penggunaan kekuatan militer atau diplomatik.

8. Kekerasan Digital: Kekerasan digital merujuk pada tindakan agresif atau penyerangan yang dilakukan melalui media atau platform digital, seperti intimidasi online, pelecehan cyber, atau penyebaran informasi palsu dengan tujuan merugikan individu atau kelompok.

9. Desa Toleran dan Damai: Desa toleran dan damai adalah suatu komunitas atau wilayah yang menghormati keragaman budaya, agama, dan kepercayaan serta menerapkan dialog dan kerjasama sebagai cara untuk menyelesaikan konflik atau ketegangan yang muncul.

•Soal Pengetahuan: Sistematika Penelitian Konflik dan Kekerasan

1. Latar Belakang Penelitian: Latar belakang penelitian merujuk pada konteks atau alasan mengapa penelitian dilakukan, mencakup gambaran umum masalah, perkembangan terkini, dan relevansi topik penelitian.

2. Rumusan Masalah Penelitian: Rumusan masalah penelitian adalah pernyataan yang mengidentifikasi masalah atau pertanyaan penelitian yang akan diinvestigasi dan dijawab melalui penelitian tersebut.

3. Tujuan Masalah Penelitian: Tujuan masalah penelitian adalah tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian tersebut, misalnya untuk menjelaskan, menganalisis, atau mengidentifikasi faktor-faktor penyebab konflik atau kekerasan.

4. Manfaat Penelitian: Manfaat penelitian mencakup dampak positif yang diharapkan dari hasil penelitian, baik bagi akademisi, praktisi, maupun masyarakat umum.

5. Kajian Literatur: Kajian literatur merupakan langkah awal dalam proses penelitian yang melibatkan pencarian, analisis, dan sintesis literatur terkait topik penelitian untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang masalah yang diteliti.

6. Metode Penelitian: Metode penelitian adalah pendekatan sistematis yang digunakan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi data dalam rangka menjawab pertanyaan penelitian.

•Soal Pengetahuan: Metode Penelitian Konflik dan Kekerasan

1. Pendekatan Penelitian: Pendekatan penelitian adalah kerangka konseptual atau metodologi yang digunakan untuk mendekati dan memecahkan masalah penelitian, misalnya pendekatan kualitatif, kuantitatif, atau campuran.

2. Lokasi Penelitian: Lokasi penelitian adalah tempat atau wilayah di mana penelitian dilakukan, yang dapat berupa lokasi fisik seperti desa, kota, atau negara, atau dalam konteks virtual seperti platform online.

3. Waktu Penelitian: Waktu penelitian mengacu pada periode waktu yang ditetapkan untuk melakukan pengumpulan data dan analisis dalam penelitian, yang dapat bervariasi tergantung pada kompleksitas topik dan metodologi penelitian.

4. Fokus dalam Penelitian: Fokus dalam penelitian adalah aspek atau dimensi tertentu dari masalah penelitian yang menjadi pusat perhatian dan analisis dalam rangka mencapai tujuan penelitian.

5. Subjek dalam Penelitian: Subjek dalam penelitian adalah individu, kelompok, atau entitas yang menjadi objek pengamatan atau analisis dalam rangka menjawab pertanyaan penelitian.

6. Sumber Data dalam Penelitian: Sumber data dalam penelitian merujuk pada informasi atau materi yang digunakan sebagai dasar untuk analisis, yang dapat berasal dari berbagai sumber seperti survei, wawancara, dokumentasi, atau observasi.

7. Teknik Pengumpulan Data: Teknik pengumpulan data adalah metode atau prosedur yang digunakan untuk mengumpulkan informasi dari subjek penelitian, seperti kuesioner, wawancara, atau observasi.

8. Instrumen Penelitian/Alat Pengumpul Data: Instrumen penelitian adalah alat atau sarana yang digunakan untuk mengumpulkan data, seperti kuesioner, panduan wawancara, atau lembar observasi.

9. Teknik Olah Data: Teknik olah data adalah proses pengumpulan, pengelolaan, analisis, interpretasi, dan presentasi data untuk mendapatkan wawasan yang berarti dan mendukung pengambilan keputusan.

10. Teknik Penyajian Data: Teknik penyajian data adalah cara untuk mengkomunikasikan informasi yang terdapat dalam data secara visual atau grafis agar lebih mudah dipahami oleh pemirsa.

11. Teknik Analisis Data: Teknik analisis data adalah proses menggunakan berbagai metode dan pendekatan untuk menggali wawasan dari data yang dikumpulkan. Ini termasuk teknik statistik seperti regresi, uji hipotesis, dan analisis varians, serta metode lanjutan seperti analisis klaster, analisis faktor, dan analisis regresi berganda. Selain itu, teknik analisis data juga mencakup pendekatan seperti machine learning, data mining, analisis teks, dan analisis jaringan sosial. Tujuan dari teknik ini adalah untuk mengidentifikasi pola, tren, korelasi, dan hubungan yang mungkin tersembunyi dalam data, serta untuk membuat prediksi atau pengambilan keputusan yang didukung oleh bukti-bukti dari data.

•Soal Keterampilan
Mengidentifikasi metode penelitian konflik dan kekerasan dengan pendekatan sistematis dan logis dapat diidentifikasi sebagai berikut:

Judul Penelitian: Tindak Pidana Kekerasan Seksual terhadap Anak di Bawah Umur: Studi Kasus di Kota Tanjungpinang
Peneliti: Pagesti, S. A., Dewi, A. E., & Widiyani, H
Tahun Publikasi: 2024
Sumber Berkas:
http://jurnalistiqomah.org/index.php/syariah/article/view/364

1.Pendekatan Penelitian yang Digunakan: Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.

2.Lokasi dalam Melakukan Penelitian: Kota Tanjungpinang.

3.Waktu Pelaksanaan Penelitian: 2 Januari 2024

4.Fokus dalam Penelitian: Tindak Pidana Kekerasan Seksual terhadap Anak di Bawah Umur.

5.Subjek dalam Penelitian: Anak-anak di bawah umur yang menjadi korban kekerasan seksual.

6.Sumber Data yang Digunakan: Sumber data mungkin mencakup catatan kepolisian, rekaman medis, wawancara dengan korban, dan saksi, serta dokumen resmi terkait kasus-kasus kekerasan seksual.

7.Teknik Pengumpulan Data yang Digunakan: Wawancara, observasi, analisis dokumen, dan mungkin juga kuesioner atau survei tergantung pada kebutuhan penelitian.

8.Alat yang Digunakan dalam Mengumpulkan Data: Alat-alat yang mungkin digunakan mencakup rekaman perangkat lunak untuk wawancara, kamera untuk dokumentasi, dan perangkat lunak untuk analisis data.

9.Teknik yang Digunakan dalam Olah Data: Analisis konten, analisis naratif, dan mungkin juga analisis statistik jika data yang dikumpulkan memungkinkan.

10.Teknik Penyajian Data yang Digunakan: Penyajian data dapat dilakukan melalui narasi, tabel, grafik, atau diagram yang sesuai dengan jenis data yang diperoleh.

11.Teknik Analisis Data yang Digunakan: Analisis data dapat dilakukan melalui pendekatan induktif atau deduktif, dengan fokus pada mengeksplorasi pola-pola, temuan utama, dan implikasi dari hasil penelitian.

Postingan populer dari blog ini

Biodata

Proposal Pemberdayaan Komunitas Kesenian Ketoprak